Nama Jokowi Merata Ada dalam Soal UN SMP

1

Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo (kiri) berbincang bersama ketua PMI Jusuf Kalla di ruang tunggu VIP, Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (3/5). SP/Joanito De Saojoao. (Suara Pembaruan)

Nama Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) kembali muncul dalam soal Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Nama Jokowi ada dalam soal mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diujikan pada hari pertama pelaksanaan UN, hari ini, Senin (5/5).

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, nama Jokowi kembali ada dalam soal UN SMP, karena terjadinya kekacauan dalam revisi soal UN. Ada perintah pengambil kebijakan untuk memastikan soal tentang Jokowi tidak ada lagi di naskah soal.

“Namun barusan kami menerima laporan dari pengakuan pengawas ruang, bahwa ada soal Jokowi masih ditemui dalam soal UN SMP mata pelajaran Bahasa Indonesia,” kata Retno, Jakarta, Senin (5/5).

Berikut soal yang memuat Jokorwi tersebut,

Bacalah Kutipan Biografi Berikut
Jokowi anak seorang tukang kayu. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan ke Fakultas Kehutanan UGM. Lulus dari UGM ia merantau ke Aceh dan kembali lagi ke Solo bekerja di bidang perkayuan CV Roda Jati. Tahun 1998 ia berhenti, bermodalkan pengalaman, kegigihan, kerja keras, dan keuletannya, akhirnya Jokowi berhasil mengembangkan bisnisnya di bidang mebel.

Sikap yang patut diteladani pada tokoh tersebut adalah….
a. gigih, ulet, kerja keras
b. ayahnya tukang kayu
c. kuliah di fakultas kehutanan
e. bekerja di bidang kayu

Retno mengungkapkan, awalnya laporan ada nama Jokowi di soal Bahasa Indonesia hanya masuk dari Provinsi Kalimantan Barat, DKI Jakarta, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Banten.

Namun pada Senin sore, FSGI mendapati data surat edaran berupa petunjuk pengawas ruang tersebut, yang ditujukan untuk soal-soal UN di provinsi Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta.

Kemudian untuk DI Yogyakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, NTB, Kalbar, Kalsel, Kalimantan Tengah, Kaltim, Kalimantan Utara, Sulut, Sulawesi tengah, Sulbar, Sulsel, Sulawesi tenggara, dan Gorontalo.

“Artinya, sebaran soal UN yang memuat nama Jokowi ada di semua daerah ini. FSGI menerima salinan petunjuk untuk pengawas ruang via fax. Petunjuk terdiri atas 8 poin dan pada poin 6 terdapat 6 item, sedangkan poin 7 memiliki 3 item,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *