Nostalgia, Ini Lho Soal Matematika Paling Susah Waktu SD! Ingat?

1

Kalau ditanya apa pelajaran yang paling sulit saat masih SD dulu, pasti semua dari kamu sepakat menjawab matematika. Yap, bagi anak kecil, matematika memang seperti ‘momok’ yang menghantui hari-hari seragam merah putih. Apalagi jika mendapatkan guru matematika yang galak, pelajaran hitung-menghitung makin terasa menakutkan.

Namun seiring berjalannya waktu, kamu bakal makin dewasa dan makin menyadari jika matematika tidak seseram waktu SD. Bahwa berbagai operasi hitung itu ada juga yang benar-benar berguna pada pekerjaanmu sekarang, meskipun lebih banyak yang tak berguna.

Nah, dilansir Pizna, yuk nostalgia mengingat pelajaran dan soal-soal matematika waktu SD yang pernah bikin kamu ketakutan dan pusing seperti Barbie! Masih ada yang bisa jawab nggak sih?

1

Akar Kuadrat

Kalau menemukan soal seperti ini, berapakah hasil 34² + √5.184 = ? Tentu saja bisa bikin kamu sebal tak tertahankan. Ya, soal-soal seperti ini mengartikan bahwa si pembuat malas menulis tapi menyuruh kita menjabarkan dengan panjang. Sudah tentu harus hapal perkalian dan pembagian jadi hal yang mutlak.

Kalau angka yang keluar masih puluhan, maka tak masalah. Tapi kalau kuadrat dan akar pangkat yang dicari adalah angka ratusan sampai ribuan, maka kamu harus pakai perkiraan. Dan itu sungguh menyebalkan serta bikin pusing.

1

2. Bangun Datar dan Ruang

Melihat bangun datar dan bangun ruang memang menyenangkan. Namun tunggu dulu, untuk menemukan ukurannya tidak semudah yang kamu pikirkan. Kamu harus hapal rumus hitung volume kubus, balok atau limas yang ribet itu. Lebih susahnya lagi, kamu harus hapal rumus bangun datar dalam menentukan ukuran bangun ruang.

Tak hanya rumus luas bangun datar, ada juga rumus keliling bangun datar. Jadi, yakinkan dirimu kalau benar-benar paham rumus saat ulangan. Salah-salah nanti keliru rumus jawabanmu pun tak ketemu dan kamu bisa menangis semalam.

1

3. KPK & FPB

Coba tentukan bilangan prima dari angka 21 dan 35. Lalu temukan hasil FPB dan KPK. Nah lho, ada yang masih ingat soal itu? Yap, FPB dan KPK itu benar-benar seperti Cinta dan Rangga, tak bisa terpisahkan meskipun sudah bertahun-tahun lalu. FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) dan KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) adalah pasangan dalam soal matematika yang menyebalkan.

Karena untuk menemukan FPB dan KPK kamu harus menggunakan logika dan bermain-main dengan yang namanya perkalian dan pembagian. Wajib hukumnya kamu hapal perkalian terlebih dulu. Kalau kamu tak hapal, maka siap-siap kamu tertinggal hitungan.

1

4. Hitung Pecahan

Matematika memang begitu luas. Kamu bakal bisa menemukan operasi penjumlahan bilangan yang pecahan, bahkan desimal. Di sinilah letak kesebalan yang kadang kamu temukan. Kalau menghitung penjumlahan atau pengurangan pecahan yang penyebut sama tak masalah, tapi kalau yang tak sama? Masalah bakal muncul.

Dalam menyamakan penyebut kamu bakal menggunakan perkalian dan pembagian juga lho. Belum lagi kalau desimal, kamu harus memperhitungkan betul angka di belakang koma. Jangan sampai keliru lho.

1

5. Segitiga Pytagoras

Belum lengkap kamu mempelajari matematika jika belum menemukan rumus Pitagoras. Rumus ini digunakan untuk mencari panjang sisi sebuah segitiga siku-siku. Untung mencari panjang sisi alas adalah a2 = c2 – b2. Lagi-lagi karena akar kuadrat, maka kamu harus hapal perkalian kuadrat.

Setelah menemukan hasil kuadrat, maka dibutuhkan penjumlahan dan pengurangan. Tak heran meskipun terdengar cantik, rumus Pitagoras termasuk yang menyebalkan bagi para siswa SD.

1

6. Soal Aritmetika

Nah, Aritmetika adalah salah satu materi pelajaran matematika yang paling awet dan bisa kamu temukan sampai di bangku kuliah nanti. Yang membuat Aritmetika menyebalkan adalah materinya berupa sebuah soal cerita dan kamu butuh logika untuk menemukan rumusnya.

Sebut saja saat penghitungan ukuran berat yang dikonversikan dari kilogram ke gram. Belum lagi ukuran panjang dan ukuran volume. Sungguh, soal manakah yang paling berat dan bikin kamu takut dengan matematika saat SD?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *