Password Rumit Efektif untuk Menyelamatkan Nyawa Pelajar

1

Cara yang terbilang sederhana ini bisa menjadi jalan keluar terhadap ancaman bahaya yang dialami anak sekolah, yang diincar penculik dengan modus untuk menjemput anak tersebut.

Biasanya, ada orang tidak dikenal yang datang ke sekolah yang menyatakan, dia ditugaskan oleh ibi anak tersebut untuk menjemputnya.

Karena itu, Faith In Humanity, yang dikutip Wartakota, Senin (21/9/2015), memberikan sebuah cara ampuh untuk mencegah anak menjadi korban penculikan.

Cara tersebut sudah diterapkan anak-anak dan keluarga di Amerika Serikat (AS) dengan mewajibkan siapa saja menggunakanpassword.

Faktanya, saat penculik datang untuk menjemput dan kemudian, dia ditanya apa password, yang diketahui oleh ibu, anak, dan anggota keluarga, sehingga dengan menerapkannya, anak itu selamat dari intaian bahaya penculikan.

“Apa password-nya,” demikian pertanyaan yang disampaikan seorang anak yang diincar penculik.

Tentu saja, cara yang demikian sangat efektif, penculik langsung terbongkar, dia tidak bisa memberikan password-nya.

Akibatnya, penculik itu akan memilih lari terbirit-birit dari pada kemudian dia ditangkap polisi atau kalangan masyarakat, yang biasanya sangat keras untuk menghukum para penculik.

Meski sebelum menyatakan sebagai orang yang ditugaskan ibunya untuk menjemput bocah itu, penculik biasanya mengarang cerita khusus seperti ibunya mengalami sesuatu, sehingga dia orang yang ditugaskan menjemput bocah tersebut.

Sebagaimana pada umumnya penggunaan password, maka setidaknya password secara rutin diganti dengan tingkat kerumitan tertentu, semakin rumit, semakin sulit password di-hack.‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *